Kamis, 23 Mei 2013

Sejarah dibalik simbol komputer



Kalian pasti sudah familiar dengan simbol-simbol pada komputer/gadget di atas, apakah kalian tahu sejarah mengapa tombol berbentuk seperti demikian, berikut dikutip dari Wired dan Gizmodo tentang Sejarah tombol pada Komputer/Gadget.





Tombol on/off (Daya)

Simbol ini asal mulanya digunakan pertama kali pada perang dunia 2 sebagai sandi untuk saklar. Garis vertikal melambangkan angka “1″ yang artinya hidup atau on, dan lingkaran melambangkan angka “0″ yang artinya mati atau off. Sementara lingkaran yang tidak sempurna melambangkan kondisi standby.





USB (Universal Serial Bus)

Kesaktian tongkat Neptunus menginspirasi simbol USB sebagai konektor yang bisa menghubungkan koneksi apapun. Tiga ujung tongkatnya yang terbentuk dari tiga bidang, kotak, segitiga, dan lingkaran jadi penegas kalau USB adalah konektor yang serba bisa.





Tombol Play

Belum ada kisah yang pasti dan jelas kenapa segitiga dipakai buat melambangkan tombol play. Yang pasti, segitiga dianggap jadi simbol penunjuk arah yang paling gampang terbaca. Posisinya yang mengarah ke kanan mengingatkan kita pada arah jalan pita rekam pada kaset.





Tombol Pause

Jauh sebelum tombol pause dipakai, banyak yang mengatakan bahwa tombol pause menyerupai notasi untuk koneksi terbuka pada skema listrik. Ada yang bilang itu hanyalah sebuah simbol berhenti dengan potongan yang terpisah ditengahnya. Dalam notasi musik, penggalan menunjukkan diam sejenak untuk jeda.





@

@ telah dikenal dengan banyak nama: siput (Perancis dan Italia), tikus kecil (Cina), ekor monyet (Jerman). Pada tahun 1971, sebuah Bolt, Beranek & Newman programmer Raymond Tomlinson memutuskan untuk menyisipkan simbol antara jaringan komputer alamat untuk memisahkan pengguna dari terminal.
Saat belum ada mesin cetak, pendeta harus menulis tangan tiap naskah yang diterbitkan. Daripada repot menulis kata “at”, mereka pun bikin simbil “t” yang melilit “a”. Maka jadilah simbol ini.





Tombol Siaga (Standby)

Logo siaga (stand by) yang dibentuk dari angka 0 dan 1 dipakai untuk simbol tombol daya–di awal artikel sudah disebut. Nah, IEEE merasa bertanggung jawab mencari tombol baru sebagai logo siaga. Dapatlah simbol bergambar bulan. IEEE pun mengubah istilah “siaga” menjadi “tidur” alias sleep. Jika anda pergi ke Jepang mungkin anda akan menemukan tombol Zzzz sesekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...